PEMBANGUNAN SUMUR BOR T.A 2025
Sido Mulyo, 19 April 2025 — Pemerintah Desa Sido Mulyo terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang kian nyata dirasakan oleh masyarakat. Melalui pemanfaatan Dana Desa tahun anggaran 2025, desa menetapkan program adaptasi perubahan iklim sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.
Kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, kekeringan yang berkepanjangan, hingga potensi banjir saat musim hujan menjadi tantangan nyata yang dihadapi warga Desa Sido Mulyo, khususnya dalam hal ketersediaan air bersih. Oleh karena itu, Pemerintah Desa mengambil langkah proaktif dengan merancang dan melaksanakan program berbasis ketahanan lingkungan.
Salah satu program unggulan tahun ini adalah pembangunan sumur bor di Dusun 1 RT 001 RW 001, yang bertujuan untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga, terutama saat musim kemarau panjang. Sumur ini tidak hanya menjadi solusi atas permasalahan air, namun juga sebagai bagian dari strategi adaptasi perubahan iklim dalam skala lokal.
“Perubahan iklim bukan lagi isu global semata, tapi sudah menjadi persoalan harian masyarakat desa. Oleh karena itu, kami menjadikan upaya adaptasi terhadap dampaknya sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan,” ungkap Kepala Desa Sido Mulyo, Bapak KANCA.AR
Dengan pendekatan partisipatif, program ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan keterlibatan aktif warga dalam menjaga lingkungan. Pemerintah Desa juga mendorong kolaborasi dengan pihak luar seperti lembaga swadaya masyarakat, dinas terkait, untuk mendukung keberlanjutan program adaptasi ini.
“Pembangunan yang tidak memperhitungkan perubahan iklim akan rentan gagal. Maka, pendekatan adaptif adalah kunci untuk membangun desa yang tangguh,” tambah Bapak Kanca.
Langkah ini menjadi contoh bagaimana desa dapat menjadi ujung tombak dalam menghadapi krisis iklim, melalui kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin